Kamis, 26 September 2013
Minggu, 22 September 2013
hidup untuk di perjuangkan
Kebebasan Dari Sebuah Realita Hidup
Bebas
dan kebebasan memang indah dalam kenyataanya semua orang mengharapkan
kebebasan itu terjadi dalam dirinya, berbagai cara dilakukan untuk
mendapatkan kebebasan yang sebenar-benarnya. Bagi sebagian orang
kebebasan dapat diartikan sebagai kedamaian atau terlepasnya semua beban
dan segala yang membebani dalam hidupnya.
Kebebasan
dan realita hidup manusia tidak dapat dilepaskan begitu saja, keduanya
saling menunjang diantaranya. Realita hidup yang haqiqi/ benar mengambil
indicator dari sebuah kebebasan itu sendiri. Manusia dapat hidup dengan
makmur,sukses, dan berguna untuk seseorang jikalau dirinya merasakan
arti kebebasan itu sendiri. Bebas bukan berarti terlewat batas dan tanpa
aturan, bebas dalam hal ini diartikan sebagai terlepasnya beban hidup
yang diemban selama ini menuju kea rah yang lebih baik dan lebioh
terarah menuju apa yang diinginkan kita.
Kebebasan
tidak bisa serta merta hadir dalam hidup seseorang yang hidup untuk
orang tertentulah kebebasan itu dating dan bias memberikan efek yang
besar dalam hidupnya. Orang-orang yang mau akan perubahan dalam hidupnya
itulah yang akan merasakan kebebasan itu. Kemauan orang untuk keluar
dari sesuatu yang lama (ketidaknyamanan) menuju sesuatu yang diinginkan
yaitu terlepasnya beban yang membelenggu selama ini.
Kebebasan
bukan hanya milik para pembantu, para budak, pengungsi ataupun tahanan
perang yang memerlukan kebebasan dari sebuah belenggu yang menimpanya.
Kebebasan yang dimaksud penulis adalah kebebasan yang dimiliki
orang-orang yang sadar akan perubahan dalam dirinya kea rah yang lebih
baik ke depannya. Pemuda, pelajar ,mahasiswa semua bias merasakan
kebebasan itu. Tetapi lagi-lagi seberapa besar kesadaran dan kemauan
kita dalam merubah sikap dan semua hal yang telah lalu dan menjunjung
hari esok yang lebih terang.
Realita
kehidupan tak selamanya indah dan sesuai dengan apa yang kita
rencanakan, pasti ada gesekan,perselisihan, beban moral yang akan kita
alami nantinya. Beban itu akan menumpuk dab terpendam dalam diri kita
dan akan menjadikan sekap buruk kita menjadi keluar. Kemarin boleh jadi
telah selesai tetapi hari esok masih dalam proses terjadi, banyak yang
akan berubahdalam hitungan jam saja.
Apakah
kita sebagai manusia akan tetap seperti ini saja, jawabnya mustahil
pastinya, kita sebagai manusia diharapkan selalu melakukan
perubahan-perubahan kecil yang dapat menjadikan kita lebih baik dan
lebih santai bahkan berguna untuk orang-orang disekitar kita. Kebebasan
dapat dating kapan saja kita mau, dimana saja pu kita mau, dari sebuah
kejadian atau sebuah mimpi merubah hidup yang hadir dari kehidupan kita.
Semuanya dapat terlaksana sampai seberapa besar kita melawan diri kita
sendiri , satu catatan diri kita sendiri adalah musuh yang paling besar
dalam mendapatkan kebebasan itu karena dalam diri manusia pasti
mempunyai perasaan yang bergejolak dalam setiap permasalahan yang
dihadapinya. Itu yang menjadikan diri manusia sulit untuk dapat cepat
mendapatkan kebebasan.
Terakhir
tinggal bagaimana kita berpikir jernih dari semua hal yang ada, dan
kemauan kita untuk berubah dari masa lalu kita menjadi masa depan yang
lebih baik.
Langganan:
Komentar (Atom)
